Biaya Akad KPR & Tips Lolos Pengajuan untuk Pembeli Rumah Pertama

Team SLV

Pengajuan untuk Pembeli Rumah Pertama

Salah satu momen yang paling bikin deg-degan buat first-time homebuyer bukan cuma soal cicilan bulanan, tapi biaya akad KPR yang sering baru “kelihatan” di akhir proses, padahal jumlahnya nggak kecil. Artikel ini akan bahas komponen biaya akad KPR secara lengkap, simulasi kasarnya, sampai tips supaya pengajuan kamu lebih besar peluangnya untuk disetujui.

Apa Itu Biaya Akad KPR?

Biaya akad KPR adalah kumpulan biaya yang harus dibayarkan saat proses penandatanganan perjanjian kredit rumah, di luar dari uang muka (DP) dan cicilan bulanan. Biaya ini biasanya dibayar sekaligus di muka, jadi penting untuk disiapkan jauh-jauh hari, bukan cuma fokus ke DP saja.

Banyak pembeli rumah pertama kaget karena mengira setelah DP lunas, tinggal bayar cicilan, padahal ada komponen biaya lain yang harus disiapkan di momen akad.

Komponen Biaya Akad KPR yang Perlu Disiapkan

Berikut komponen biaya yang umum dikenakan saat akad KPR (besaran persisnya tergantung kebijakan masing-masing bank):

  • Biaya provisi: umumnya sekitar 1% dari total plafon KPR.
  • Biaya administrasi: biaya tetap yang dikenakan bank untuk proses pengajuan.
  • Biaya appraisal (penilaian jaminan): untuk menilai harga wajar rumah yang jadi agunan.
  • Biaya notaris: mencakup pembuatan akta jual beli (AJB), akta kredit, hingga balik nama sertifikat.
  • Biaya asuransi jiwa dan kebakaran: biasanya wajib dan dibayar di muka, mengikuti tenor KPR.
  • Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB): pajak yang dibayarkan pembeli, biasanya 5% dari NJOP dikurangi nilai tidak kena pajak (tergantung daerah).

Total dari semua komponen ini bisa mencapai kisaran 7–10% dari harga rumah, tergantung kebijakan bank dan lokasi properti.

Simulasi Kisaran Biaya Akad untuk Rumah 700 Jutaan

KomponenEstimasi Kisaran
Biaya Provisi (±1%)±Rp 7.000.000
Biaya Administrasi±Rp 500.000 – 1.000.000
Biaya Appraisal±Rp 500.000 – 1.500.000
Biaya Notaris (AJB, APHT, dll)±Rp 5.000.000 – 8.000.000
Asuransi Jiwa & KebakaranBervariasi, tergantung tenor & plafon
BPHTBTergantung NJOP & kebijakan daerah

Angka ini bisa berbeda-beda tergantung bank dan program KPR yang kamu ambil. Supaya nggak salah budgeting, sebaiknya minta simulasi resmi dari bank atau developer sebelum tanda tangan.

Hubungi Marketing Kami

Tips Supaya Pengajuan KPR Kamu Lolos

Selain menyiapkan biaya akad, kamu juga perlu memastikan pengajuan KPR kamu punya peluang disetujui lebih besar:

  • Cek riwayat BI Checking (SLIK OJK) kamu lebih dulu: pastikan nggak ada tunggakan atau kredit macet sebelumnya.
  • Siapkan DP lebih dari minimum: DP yang lebih besar biasanya meningkatkan kepercayaan bank dan bisa menurunkan cicilan bulanan.
  • Rasio cicilan idealnya di bawah 30% dari gaji bulanan: ini jadi patokan umum bank untuk menilai kemampuan bayar.
  • Siapkan dokumen lengkap dari awal: slip gaji, rekening koran 3 bulan terakhir, NPWP, dan surat keterangan kerja.
  • Hindari mengajukan kredit lain menjelang pengajuan KPR: termasuk cicilan kartu kredit atau kredit kendaraan, karena bisa mempengaruhi rasio utang kamu.

Rumah 2 Lantai Harga Perdana 698 Juta di Serpong Lakeville

Setelah tahu gambaran biayanya, langkah berikutnya adalah memilih rumah yang bisa kamu ajukan KPR-nya. Serpong Lakeville hadir dengan harga perdana mulai dari 698 juta untuk rumah 2 lantai salah satu yang paling terjangkau di kawasan Cisauk Raya dengan tiga pilihan tipe:

  • Ranau: 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, 2 lantai
  • Toba Standard: 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, 2 lantai
  • Toba Deluxe: 4 kamar tidur, 2 kamar mandi, 2 lantai

Kawasan ini juga mengusung konsep luxury resort living dengan area danau, jadi kamu nggak cuma dapat rumah pertama yang sesuai budget, tapi juga lingkungan tinggal yang lebih tenang dan asri. Kawasan ini dikembangkan oleh Dwijaya Karya Group.

Supaya kamu punya gambaran pasti berapa cicilan bulanan untuk tipe rumah yang kamu incar, coba simulasikan langsung:

Simulasikan Cicilan via Kalkulator KPR Serpong Lakeville

Atau kalau kamu mau konsultasi langsung soal skema KPR dan promo yang sedang berjalan:

Hubungi Kami

FAQ Seputar Biaya Akad KPR

Biaya akad KPR umumnya berkisar 7–10% dari harga rumah, mencakup biaya provisi, administrasi, appraisal, notaris, asuransi, dan BPHTB. Besaran pastinya tergantung kebijakan bank dan lokasi properti.

Komponen utamanya meliputi biaya provisi, biaya administrasi, biaya appraisal (penilaian jaminan), biaya notaris untuk pembuatan akta, asuransi jiwa dan kebakaran, serta BPHTB.

Sebagai patokan umum yang digunakan bank, cicilan KPR idealnya tidak lebih dari 30% dari total penghasilan bulanan, supaya pengajuan lebih mudah disetujui dan keuangan tetap sehat.

Umumnya tidak. Biaya akad dibayarkan sekaligus di muka saat proses penandatanganan perjanjian kredit, terpisah dari DP dan cicilan bulanan.

Kamu bisa menggunakan kalkulator simulasi KPR online seperti yang disediakan Serpong Lakeville untuk menghitung estimasi cicilan bulanan berdasarkan harga rumah, DP, tenor, dan suku bunga yang berlaku.

Bagikan:

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar